Home Bisnis TINGKATKAN PENJUALAN DI PADI UMKM B2C DENGAN TIPS CROSS SELLING DAN LAINNYA DARI SAKOO

TINGKATKAN PENJUALAN DI PADI UMKM B2C DENGAN TIPS CROSS SELLING DAN LAINNYA DARI SAKOO

0
TINGKATKAN PENJUALAN DI PADI UMKM B2C DENGAN TIPS CROSS SELLING DAN LAINNYA DARI SAKOO

Sakoo sebagai platform digital yang menjadi bagian dari PaDi UMKM B2C memiliki berbagai tips untuk para pelaku usaha UMKM yang ingin membuka bisnis di PaDi UMKM B2C. platform digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini memiliki berbagai saran untuk para pembisnis baik itu pemula mupun sudah lama berkecimpung di dunia usaha tersebut. Sudah masuk 2021 apakah UMKM anda masih menginginkan tips sukses berbisnis? Jika ingin simak tips berikut ini.

Dikutip dari Website Sakoo by Telkom Indonesia (09/01/21), apakah kalian tidak asing dengan cross selling, up selling, dan down selling, secara garis besar tiga hal ini merupakan Teknik penjualan yang dapat diterapkan dalam sebuah bisnis. Tetapi apa perbedaannya? Simak ulasan berikut ini.

Cross Selling merupakan Teknik penjualan dimana penjual menawarkan produk lain yang bersifat pelengkap atau setidaknya menjadi kebutuhan konsumen ketika konsumen membeli produk tertentu. Biasanya, produk yang ditawarkan dalam Teknik cross selling memiliki harga yang sama atau lebih rendah dari produk yang akan dibeli konsumen. Contoh : kasir di beberapa minimarket yang selalu menawarkan pengisian saldo pulsa kepada seluruh pelanggannya ketika ingin membayar produk yang hendak dibeli.

Up selling merupakan Teknik penjualan dimana si penjual menawarkan produk lainnya yang memiliki nilai atau harga lebih mahal dari pada produk asli yang ingin dibeli oleh konsumen. Tetapi perlu diingat bahwa produk yang ditawarkan tersebut memiliki nilai manfaat dan kegunaan yang lebih dibandingkan oleh produk yang hendak dibeli. Contoh : calon pelanggan datang ke toko smartphone dan ingin membeli produk F namun karyawan toko menyarankan konsumen untuk membeli produk B meskipun lebih mahal.

Downselling merupakan Teknik penjualan dimana penjual menawarkan produk lebih murah dibanding produk yang ingin dipesan oleh konsumen. Teknik ini beresiko karena kualitas akan menjadi perbandingan ke depannya. Contoh : calon konsumen memesan makanan di restoran, saat di dalam restoran ditawarkanlah beberapa paket makanan dan disarankan oleh pramusaji yang termurah untuk keluarga.

KBUMN dan BUMN lainnya juga menyarankan agar UMKM dapat bergabung di padiumkm.id dengan mendaftarkan tokonya secara lengkap agar bisa berjualan secara online dan berbagai aktifitas toko tetap berjalan seperti biasa. Kemudahan ini diinginkan BUMN demi berjalannya UMKM agar dapat bertahan dan mampu melewati badai krisis ekonomi untuk sekarang ini.

Meluncur pada Agustus 2020, platform digital beli barang dan jasa pemerintah ini mengakui bahwa sejak peluncurannya hingga akhir tahun 2020 mereka terus berusaha mengembangkan, mengedukasi UMKM serta berusaha untuk memberikan kemudahan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di era digitalisasi sekarang ini, fitur pembiayaan UMKM, pasar yang pasti serta kepastian pembayaran menjadi salah satu keunggulan platform digital jual barang dan jasa pemerintah ini pada penugasannya.

Pasar Digital UMKM hasil inisiasi KBUMN dan BUMN lainnya ini dinilai sebagai platform digital yang akan membantu UMKM untuk dapat maju lebih cepat secara digital dan siap untuk go digital di era yang akan datang. Dengan adanya Gerakan Go digital dari pasar digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini diharapkan ke depannya UMKM dapat semangat untuk berjualan secara online dan siap untuk merambah pasar global.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here